Arnisfarida's Blog


neraca analitik vs ph meter
Februari 16, 2010, 1:58 pm
Filed under: kimia chemical chemistry

  1. Neraca Analitik
    1. Hubungkan neraca analitik dengan sumber arus
    2. Siapkan bahan yang akan ditimbang dan juga alat untuk menimbangnya yaitu kaca arloji.
    3. Normalkan neraca dengan menekan tombol O. Sampai dilayar akan tertera tulisan 0000. Neraca siap digunakan.
    4. Buka pintu neraca, masukkan kaca arloji. Timbang, lalu normalkan lagi neracanya dengan menekan tombol O.
    5. Masukkan sedikit demi sedikit bahan yang akan ditimbang. Timbang bahan tersebut sampai batas yang diinginkan.
    6. Tutup pintu neraca, tunggu hingga hasil yang tertera pada layer menunjukkan angka perhitungan yang akurat tidak berubah lagi. Lalu catat hasil penimbangan.
    7. Buka pintu neraca, keluarkan kaca arloji beserta hasil timbangannya.
    8. Tutup kembali pintu neraca. Normalkan kembali neraca dengan menekan tombol O.
  1. Ph-Meter

Kalibrasi dan pengukuran pH-Meter

    1. Siapkan larutan buffer Ph 4.0 , 7.0 , dan 10.0
    2. Nyalakan ph meter dengan menggeser tombol yang berada di bagian atas alat dan alat akan hidup dan memunculkan nilai ph pada layer.
    3. Cuci elektroda dengan aquades kemudian keringkan dengan tisu.
    4. Siapkan buffer ph 7.0 kemudian celupkan elektroda tersebut maka ph meter akan mengukur buffer dan hasilnya akan tertera pada layer. Jika ph yang terukur tidak menunjukkan ph 7.0. maka atur phnya sampai nilainya menjadi 7.0 dengan cara menekan lubang dibagian belakan dengan obeng yang telah disediakan.
    5. Keluarkan elektroda dari buffer 7.0 kemudian cuci dengan aquades dan keringkan dengan tisu.
    6. Lakukan hal yang sama dengan buffer ph 4.0
    7. Ph meter siap digunakan
    8. Celupkan elektroda pada larutan contoh yang akan diukur phnya. Catat nilai ph yang tertera dilayar.
    9. Keluarkan elektroda dari larutan contoh kemudian cuci dengan aquades dan keringkan dengan tisu.
    10. Apabila telah selesai cuci elektroda sampai bersih kemudian rendam dalam larutan KCl.
Iklan


oven (alat laboratorium)
Februari 16, 2010, 1:42 pm
Filed under: kimia chemical chemistry

OVEN

Pendahuluan

Oven adalah suatu peralatan yang berfungsi untuk memanaskan ataupun mengeringkan. Biasanya digunakan untuk mengeringkan peralatan gelas laboratorium, zat-zat kimia maupun pelarut organik. Dapat pula digunakan untuk mengukur kadar air. Suhu oven lebih rendah dibandingkan dengan suhu tanur yaitu berkisar antara 105ºC. Tidak semua alat gelas dapat dikeringkan didalam oven, hanya alat gelas dengan spesifikasi tertentu saja yang dapat dikeringkan, yaitu alat gelas dengan ketelitian rendah. Sedangkan untuk alat gelas dengan ketelitian tinggi tidak dapat dikeringkan dengan oven. Apabila alat gelas dengan ketelitian tinggi tersebut dimasukkan ke dalam oven, maka alat gelas tersebut akan memuai dan berakibat ketelitiannya tidak lagi teliti. Biasanya digunakan desikator untuk mengeringkannya.

Spesifikasi oven yang digunakan ialah :

Merek : YENACO

Tipe : YNC – OV – 30L

GLASS WINDOW WITH BLOWING FAN

Cara penggunaan

Penggunaan oven tersebut relatif mudah. Namun sebelumnya perlu diketahui fungsi dari beberapa tombol yang terdapat pada oven tersebut. Tombol POWER adalah tombol yang digunakan untuk menghidupkan ataupun mematikan oven. Selain itu terdapat tombol untuk menyalakan atau mematiakn kipas. Knop berwarna biru berfungsi untuk menaik turunkan kecepatan putaran kipas. Pada bagian depan oven terdapat 2 layar yang menunjukkan suhu. Layar PV menunjukkan suhu alat sedangkan layar SV menunjukkan suhu yang diinginkan. Tombol SET, UP (panah keatas) dan DOWN (panah kebawah) digunakan untuk mensetting suhu yang diinginkan. Dapat pula untuk mensetting waktu.

Dalam penggunaan oven, setelah pintu oven dibuka, alat yang ingin dikeringkan dimasukkan kedalam oven dan pintu ditutup kembali. Setelah itu, tombol POWER ditekan, kipas dinyalakan dan kecepatan kipas juga diatur. Kemudian set suhu dengan menekan tombol SET. Layar SV akan menunjukkan suhu yang diinginkan. Tunggu hingga layar PV menunjukkan suhu yang hampir sama dengan layar SV. Lalu oven dimatikan dengan menekan tombol POWER. Alat dikeluarkan dari dalam oven.

Perawatan

Oven yang baik adalah oven yang selalu dirawat. Sebelum oven digunakan bersihkan semua aksesori dan rak tatakan. Selalu pastikan steker oven sudah dicabut dan oven sudah dingin sebelum dibersihkan. Buka pintu oven dan bagian dalam dibersihkan dengan lap lembut dalam air panas atau detergen. Zat abarsif jangan digunakan untuk membersihkan oven. Jangan mengelap elemen pemanas. Bagian luar dapat dibersihkan dengan lap basah.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, tidak diperbolehkan menggunakan alat gelas untuk dimasukkan kedalam oven. Jagalah agar selalu ada jarak minimal 1” antara bagian atas dan bagian elemen pemanas. Jangan sekali-sekali menggunakan oven dalam keadaan pintu terbuka. Hindari seringnya membuka pintu oven saat sedang digunakan, hal ini menimbulkan panas dalam oven berkurang. Selalu gunakan gegep untuk mengambil peralatan dari dalam oven. Hentikan pemakaian oven bila terlihat asap pada kabel listrik. Segera cabut steker dari stopkontak.



kimia anorganik asam, basa, dan garam
Februari 16, 2010, 1:37 pm
Filed under: kimia chemical chemistry

KIMIA ANORGANIK

Kimia anorganik adalah cabang kimia yang mempelajari sifat dan reaksi senyawa anorganik. Ini mencakup semua senyawa kimia kecuali yang berupa rantai atau cincin atom-atom karbon yang disebut senyawa organik dan dipelajari dalam kimia organik. Perbedaan antara kedua bidang ilmu ini tidak mutlak dan banyak tumpang tindih, khususnya dalam bidang kimia organologam. Senyawa anorganik dibagi lagi dalam beberapa pokok bahasan yaitu asam, basa, dan garam.

ASAM

Asam (yang sering diwakili dengan rumus umum HA) secara umum merupakan senyawa kimia yang bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan larutan dengan pH lebih kecil dari 7. Dalam definisi modern, asam adalah suatu zat yang dapat memberi proton (ion H+) kepada zat lain (yang disebut basa) atau dapat menerima pasangan elektron bebas dari suatu basa dalam reaksi penetralan untuk membentuk garam. Contoh asam adalah asam asetat dan asam sulfat. Asam Arrhenius dapat dirumuskan sebagai HxZ.

Sifat-sifat asam secara umum adalah berasa masam ketika dilarutkan dalam air, asam terasa menyengat bila disentuh terutama asam kuat, asam bereaksi hebat dengan kebanyakan logam, yaitu korosif terhadap logam,asam dapat pula menghantarkan listrik, walupun tidak selalu ionic, merupakan elektrolit.

Asam memiliki berbagai kegunaan. Asam sering digunakan untuk menghilangkan karat dari logam dalam proses yang disebut “pengawetasaman” (pikling). Asam dapat digunakan sebagai elektrolit di dalam baterai sel basah, seperti asam sulfat yang digunakan dalam baterai mobil. Pada tubuh manusia dan berbagai hewan, asam klorida merupakan bagian dari asam lambung yang disekresikan didalam lambung untuk membantu memecah protein dan polisakarida maupun mengubah proenzim pepsinigen yang inaktif menjadi enzim pepsin. Asam juga digunakan sebagai katalis, misalnya asam sulfat sangat banyak digunakan dalam proses alkilasi pada pembuatan bensin.

BASA

Basa menurut Arrhenius adalah senyawa yang jika dilarutkan dalam air menghasilkan ion hidroksida (OH). Jadi, pembawa sifat basa adalah ion OH. Basa Arrhenius merupakan hidroksida logam, dapat dirumuskan sebagai M(OH)x. Sifat basa secara umum adalah mempunyai rasa sedikit pahit dan bersifat kausatik. Larutan basa bersifat korosif terhadap kulit.

GARAM

Apabila suatu larutan asam dengan larutan basa dicampurkan dalam suatu bejana, maka ion H+ (dari asam) akan bereaksi dengan ion OH (dari basa) membentuk air.

H+ + OH à H2O

Reaksi antara asam dengan basa disebut reaksi penetralan (netralisasi). Hal ini dikarenakan, selain menghasilkan air, hasil reaksi antara asam dengan basa adalah suatu zat yang bersifat netral, yaitu zat yang tidak bersifat asam maupun basa. Zat netral yang dimaksudkan disini adalah garam, maka reaksi ini juga dikenal dengan istilah penggaraman dan dapat dituliskan sebagai berikut.

asam + basa à garam + air

Contoh sederhan dari reaksi penggaraman adalah reaksi antara asam klorida (HCl) dengan natrium hidroksida (NaOH), yang akan membentuk garam natrium klorida (NaCl) dan air (H2O).

Pada dasarnya reaksi penggaraman (netralisasi) sangat berguna dalam kehidupan manusia. Reaksi netralisasi tidak hanya terbatas pada pembantukan garam dan air. Dalam kehidupan sehari-hari banyak dijumpai prinsip atau reaksi netralisasi, termasuk dalam bidang kesehatan dan pertanian.

Contoh :

Bersifat asam

Bersifat basa

Asam klorida encer dalam lambung yang berlebih dapat menyebabkan gangguan pencernaan (penyakit maag)

Digunakan obat yang mengandung basa magnesium hidroksida atau alumunium hidroksida yang dapat menetralisir kelebihan asam lambung

Sengatan lebah dapat mengakibatkan iritasi pada kulit

Digunakan baking soda (natrium bikarbonat) untuk mengurangi iritasi kulit akibat sengatan lebah

Mulut kita mengandung zat yang dapat merusak gigi dan menimbulkan bau mulut

Digunakan pasta gigi sebagai penetral

Sifat-sifat larutan garam bergantung pada kekuatan reaktif asam-basa penyusunnya.

* Garam dari asam kuat dan basa kuat bersifat netral

* Garam dari asam kuat dan basa lemah bersifat asam

* Garam asam lemah dan basa kuat bersifat basa

* Garam dari asam lemah dan basa lemah bergantung pada harga tetapan ionisai asam dan ionisasi basanya (Ka dan Kb)

Ka > Kb : bersifat asam

Ka < Kb : bersifat basa

Ka = Kb : bersifat netral



instruksi kerja alat spektrofotometer uv-vis merk hitachi, ph meter dan neraca analitik
Februari 16, 2010, 1:34 pm
Filed under: kimia chemical chemistry

Instruksi kerja alat

1. Spektrofotometer UV-VIS Merek : HITACHI U-2810 Model : 122-000 No : 1819-011 a. Hubungkan Spektrofotometer, computer, dan printer ke sumber arus b. Nyalakan computer dan printer terlebih dahulu, setelah itu nyalakan spektrofotometer dengan menekan tombol ON OFF pada main spektrofotometer. c. Klik tombol start, pilih program Hitachi Aplication “UV SOLUTION 2.1” d. Tampilan program akan muncul dan memberitahukan bahwa proses INISIALISASI sedang berlangsung, tunggu hingga proses selesai ditandai dengan munculnya warna hijau dan tertulis status ready. e. Biarkan selama 15 menit untuk pemanasan, setelah itu spektrofotometer siap digunakan. f. Atur panjang gelombangnya. g. Setelah itu spektrofotometer siap digunakan untuk pengukuran serapan sample pada panjang gelombang tertentu. h. Setelah selesai bekerja, kuvet dikeluarkan dan dibersihkan dari pelarutnya kemudian dikeringkan. Spektrofotometer dimatikan dengan mengklik tanda silang pada bagian kanan atas kemudian pilih cole the lamps and cole the windows kemudian tekan tombol ON OFF pada main unit spektrofotometer. 2. Neraca Analitik a. Hubungkan neraca analitik dengan sumber arus b. Siapkan bahan yang akan ditimbang dan juga alat untuk menimbangnya yaitu kaca arloji. c. Normalkan neraca dengan menekan tombol O. Sampai dilayar akan tertera tulisan 0000. Neraca siap digunakan. d. Buka pintu neraca, masukkan kaca arloji. Timbang, lalu normalkan lagi neracanya dengan menekan tombol O. e. Masukkan sedikit demi sedikit bahan yang akan ditimbang. Timbang bahan tersebut sampai batas yang diinginkan. f. Tutup pintu neraca, tunggu hingga hasil yang tertera pada layer menunjukkan angka perhitungan yang akurat tidak berubah lagi. Lalu catat hasil penimbangan. g. Buka pintu neraca, keluarkan kaca arloji beserta hasil timbangannya. h. Tutup kembali pintu neraca. Normalkan kembali neraca dengan menekan tombol O. 3. Ph-Meter Kalibrasi dan pengukuran pH-Meter a. Siapkan larutan buffer Ph 4.0 , 7.0 , dan 10.0 b. Nyalakan ph meter dengan menggeser tombol yang berada di bagian atas alat dan alat akan hidup dan memunculkan nilai ph pada layer. c. Cuci elektroda dengan aquades kemudian keringkan dengan tisu. d. Siapkan buffer ph 7.0 kemudian celupkan elektroda tersebut maka ph meter akan mengukur buffer dan hasilnya akan tertera pada layer. Jika ph yang terukur tidak menunjukkan ph 7.0. maka atur phnya sampai nilainya menjadi 7.0 dengan cara menekan lubang dibagian belakan dengan obeng yang telah disediakan. e. Keluarkan elektroda dari buffer 7.0 kemudian cuci dengan aquades dan keringkan dengan tisu. f. Lakukan hal yang sama dengan buffer ph 4.0 g. Ph meter siap digunakan h. Celupkan elektroda pada larutan contoh yang akan diukur phnya. Catat nilai ph yang tertera dilayar. i. Keluarkan elektroda dari larutan contoh kemudian cuci dengan aquades dan keringkan dengan tisu. j. Apabila telah selesai cuci elektroda sampai bersih kemudian rendam dalam larutan KCl. 4. HPLC Merek : SHIMADZU a. Hubungkan sumber ke arus listrik. b. Siapkan kebutuhan analisis (larutan fase gerak, larutan baku, larutan sample, alat-alat gelas,dll). Lakukan sonikasi larutan fase gerak dan sample. c. Celupkan suction filter selang A,B,C dan D kebotol larutan masing-masing fase gerak. d. Pastikan kolom telah terpasang. e. Hidupkan SPD-20A. f. Hidupkan LC-20AD. g. Hidupkan PC dan printer. h. Pada menu utama windows pilih program LC Solution i. Pada menu Real Time Analysis klik new untuk membuat metode baru. j. Atur parameter instrument dengan mengklik instrument parameters. k. Isi parameter-parameter instrument (laju alir, komposisi fase gerak, panjang gelombang analisis dan waktu analisis). l. Klik save untuk menyimpan, klik download untuk mengirim parameter ke HPLC. m. Aktifkan instrument dengan mengklik ON/OFF. n. Tunggu hingga 15 menit. o. Perhatikan baseline apakah sudah cukup lurus. p. Klik close. Analisis bisa segera dilakukan. 5. GC 2010 Merek : SHIMADZU Model : GC-2010 Fungsi GC : Untuk memisahkan sample yang bersifat volatile (menguap) sehingga tahan pada suhu tinggi (30-350ºC).  Sample yang digunakan berupa cairan, bila padatan harus dipreparasi terlebih dahulu.  Gas yang digunakan yaitu hydrogen dan helium, dikontrol oleh computer.  GC memiliki detector, sample yang dimasukkan ke detector dengan injection unit.  Semakin banyak sample semakin banyak ionnya.  Detector yang digunakan adalah FID (Flame Ionization Detector) Spesifikasi Software : GC-Solution Detector Temperature range : 400ºC Temperature setting : 1ºC steps No.of unit installed simultaneously : upto4unit(restricted depending on) Detector type : FID FID System : dual flow rate differential system Temp. range : 400ºC max Dynamic range : 105 Minimum detected quantity : 3pg C/s (dodecane) Nozzle : guartz glass standard for packed option for capillary Prosedur pengoperasian GC-2010 a. Hubungkan kabel power ke sumber listrik. Hidupkan stabilizer dan UPS. b. Siapkan kebutuhan analisis (baku, sample, dll) c. Pasang kolom sesuai dengan detector yang akan digunakan ( FID atau TCD) d. Buka aliran tabung helium. e. Untuk penggunaan FID, buka H2 dan hidupkan kompresor udara. f. Hidupkan GC-2010, PC, dan printer. g. Pada menu windows klik GC Real Time Analysis 1. h. Tentukan detector yang akan digunakan dan klik set untuk menyimpan setting yang telah dibuat. i. Isi parameter yang diinginkan (Suhu, injector, tekanan gas pembawa, laju aliran gas pembawa, dll). j. Klik save untuk menyimpan. Klik untuk mengirim parameter yang telah diset ke GC. k. Tunggu hingga baseline cukup lurus, setelah lurus analisis bisa dilakukan.



harder to breathe lyric
Februari 16, 2010, 1:27 pm
Filed under: lirik lagu

How dare you say that my behavior is unacceptable
So condescending unnecessarily critical
I have the tendency of getting very physical
So watch your step cause if I do you�ll need a miracle

You drain me dry and make me wonder why I�m even here
This double vision I was seeing is finally clear
You want to stay but you know very well I want you gone
Not fit to funkin� tread the ground I�m walking on

When it gets cold outside and you got nobody to love
You�ll understand what I mean when I say
There�s no way we�re gonna give up
And like a little girl cries in the face of a monster that lives in her dreams
Is there anyone out there cause it�s getting harder and harder to breathe
Is there anyone out there cause it�s getting harder and harder to breathe

What you are doing is screwing things up inside my head
You should know better you never listened to a word I said
Clutching your pillow and writhing in a naked sweat
Hoping somebody someday will do you like I did

When it gets cold outside and you got nobody to love
You�ll understand what I mean when I say
There�s no way we�re gonna give up
And like a little girl cries in the face of a monster that lives in her dreams
Is there anyone out there cause it�s getting harder and harder to breathe
Is there anyone out there cause it�s getting harder and harder to breathe

Does it kill
Does it burn
Is it painful to learn
That it�s me that has all the control

Does it thrill
Does it sting
When you feel what I bring
And you wish that you had me to hold



wake up call or wake up girl ??
Februari 16, 2010, 1:23 pm
Filed under: lirik lagu

I didn’t hear what you were saying
I live on raw emotion, baby
I answer questions, never maybe
And I’m not kind if you betray me
So who the hell are you to save me?
I never would’ve made it, baby

If you needed love, well then ask for love
Could’ve given love, now I’m taking love
And it’s not my fault, cause you both deserve
What’s coming now, so don’t say a word

Wake up call, caught you in the morning
With another one in my bed
Don’t you care about me anymore?
Don’t you care about me? I don’t think so
Six foot tall, came without a warning
So I had to shoot him dead
He won’t come around here anymore
Come around here, I don’t think so

I would’ve bled to make you happy
You didn’t need to treat me that way
And now you’ve beat me at my own, game
And now I found you sleeping sound
And now your love is screaming loudly
I hear a sound and hit the ground

If you needed love, well then ask for love
Could’ve given love, now I’m taking love
And it’s not my fault, cause you both deserve
What’s coming now, so don’t say a word

Wake up call, caught you in the morning
With another one in my bed
Don’t you care about me anymore?
Don’t you care about me? I don’t think so
Six foot tall, came without a warning
So I had to shoot him dead
He won’t come around here anymore
Come around here, I don’t feel so bad
I don’t feel so bad
I don’t feel so bad

I’m so sorry, darling
Did I do the wrong thing?
Oh, what was I thinking?
Is his heart still beating?

Wake up call, caught you in the morning
With another one in my bed
Don’t you care about me anymore?
Don’t you care about me? I don’t think so
Six foot tall, came without a warning
So I had to shoot him dead
He won’t come around here anymore
Come around here, I don’t feel so bad

Wake up call, caught you in the morning
With another one in my bed
Don’t you care about me anymore?
Don’t you care about me? I don’t think so
Six foot tall, came without a warning
So I had to shoot him dead
He won’t come around here anymore
No, he won’t come around here
I don’t feel so bad
Don’t feel so bad
Don’t feel so bad



lirik lagu maroon5 must get out
Februari 16, 2010, 1:22 pm
Filed under: lirik lagu

I�ve been the needle and the thread
Weaving figure eights and circles round your head
I try to laugh but cry instead
Patiently wait to hear the words you�ve never said

Fumbling through your dresser door forgot what I was looking for
Try to guide me in the right direction
Making use of all this time
Keeping everything inside
Close my eyes and listen to you cry

I�m lifting you up
I�m letting you down
I�m dancing til dawn
I�m fooling around
I�m not giving up
I�m making your love
This city�s made us crazy and we must get out

This not goodbye she said
It is just time for me to rest my head
She does not walk she runs instead
Down these jagged streets and into my bed

Fumbling through your dresser door forgot what I was looking for
Try to guide me in the right direction
Making use of all this time
Keeping everything inside
Close my eyes and listen to you cry

I�m lifting you up
I�m letting you down
I�m dancing til dawn
I�m fooling around
I�m not giving up
I�m making your love
This city�s made us crazy and we must get out

There�s only so much I can do for you
After all of the things you put me through